In the news

Smartphone app to be used for speech therapy

Indonesia is a country with more than 18,000 islands spread across three time zones. This is one of the reasons why it made sense to bring mobile technology to children in Indonesia who need speech and language therapy.

Company Founder Elisabeth Yunarko explains: “It is difficult for many families to access regular treatment. Meanwhile, mobile technology is readily available, so we thought, why not bring expert knowledge to the family?”

Read more about Spokle on Audiology Worldnews.

Spokle, Aplikasi untuk Anak dengan Gangguan Pendengaran

Seringkali orang tua dari anak-anak dengan gangguan pendengaran (yang baru saja menggunakan alat bantu dengar) akan berjuang untuk mengetahui cara untuk membantu anak mereka mengembangkan keterampilannya dalam komunikasi dan berbahasa.

“Mendapatkan bantuan yang tepercaya menjadi hal yang sulit bagi keluarga yang memiliki anak yang berjuang dalam berkomunikasi,” kata Andrew Kendrick, seorang terapis dengan sertifikasi internasional LSLS Cert. AVT yang juga merupakan Pimpinan Terapis SpokleTM App dalam siaran pers, Minggu (15/4)

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Bisnis.com.

Spokle, Aplikasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Menggandeng terapis Australia dan New Zealand, Spokle memberikan kemudahan akses bagi para orang tua yang memiliki buah hati berkebutuhan khusus. Fitur aplikasi ini memfasilitasi para terapis yang interaksinya menggunakan video singkat dan metode sederhana.

Soal estimasi biaya, pengguna dikenakan per bulannya sebesar Rp250.000. "Untuk bulan pertama gratis. Harga terapis ini sama seperti terapis satu jamnya di Indonesia," terang Elisabeth kepada wartawan di Hotel Harris, Tebet, Jakarta, Sabtu (14/4/2018).

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Warta Ekonomi.

Kabar Gembira, Kini Ada Solusi Canggih Bagi Anak Tuna Rungu

Pendiri Spokle Elisabeth Yunarko mengatakan, Indonesia memiliki lebih dari 18 ribu pulau, sulit bagi banyak keluarga untuk mengakses perawatan secara rutin. Namun teknologi seluler begitu mudah tersedia.

"Spokle membawa bantuan dan pengetahuan dari para ahli langsung kepada keluarga melalui aplikasi seluler Spokle. Aplikasi Spokle melengkapi orang tua dengan strategi sederhana namun efektif yang dapat mereka lakukan sendiri melalui tutorial berbasis video," jelas Elisabeth.

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Jawa Pos.

Spokle™ App Bantu Anak Berkebutuhan Khusus

Andrew Kendrick, seorang terapis dengan sertifikasi internasional LSLS Cert. AVT yang juga merupakan Pimpinan Terapis Spokle™ App itu mengaku, Spokle™ membawa bantuan dan pengetahuan dari para ahli langsung kepada keluarga melalui aplikasi seluler Spokle tersebut.

“Melalui program baru yang dinamakan Spokle™ App ini, para orang tua dari anak berkebutuhan khusus dapat memeroleh akses bimbingan langsung dari para ahli profesional di bidangnya dari seluruh dunia,” ujarnya.

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Indopos.co.id.

Spokle App, Startup Bantuan untuk Anak dengan Gangguan Komunikasi

Spokle Group Pty Ltd, sebuah perusahaan jasa kesehatan asal Australia belum lama ini mengumumkan peluncuran aplikasi untuk anak dengan gangguan pendengaran yang pertama di Asia Pasifik. Program ini dapat menjawab keresahan para orang tua dengan anak gangguan pendengaran (berkebutuhan khusus), untuk memperoleh dukungan serta bimbingan dari para ahli professional yang sangat terjangkau, nyaman dan tanpa hambatan geografis.

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Markeeters.

Speech-language Therapist in your Pocket

Spokle, an app which embraces technology as a tool to provide families who have a child who struggles with communication with the convenience of doing therapy at any time, anywhere, and with anyone. Spokle can be a family’s therapist in their pocket. It is especially suitable if trained professionals are hard to come by, or if cost or distance to a therapist is prohibitive.

Read more about Spokle on Communication Matters - New Zealand speech language therapy journal.

Terapi Anak dalam Genggaman

Orangtua anak berkebutuhan khusus, terutama yang terkendala masalah komunikasi, sering kali kebingungan tindakan apa yang harus dilakukan di rumah untuk membimbing anak. Selepas menjalani rangkaian terapi, seperti terapi wicara ataupun terapi sensori integrasi, mereka tidak tahu apa lagi yang harus dilakukan ketika pulang. Padahal, mayoritas waktu anak-anak ini dihabiskan bersama keluarga di rumah

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Kompas atau Download PDF.

Aplikasi Ini Bantu Atasi Masalah Anak Terlambat Bicara

Menjawab kebutuhan para orang tua dalam mendidik anak yang memiliki masalah keterlambatan berbicara, Spokle Group - perusahaan jasa kesehatan asal Australia - meluncurkan aplikasi perangkat seluler terbarunya bernama Spokle. Aplikasi yang dikembangkan oleh para ahli bahasa dan terapi wicara dari Australia dan Selandia Baru ini bertujuan membantu para keluarga dengan anak berkebutuhan khusus untuk merangsang dan meningkatkan kemampuan komunikasi mereka.

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Parenting.

Spokle app offers family centered therapy

"Parents who have children with special needs usually go to therapists and the cost of treatment is not cheap, but there is no guarantee that it will work,” she said. “Spokle contains easy-to-follow video tutorials that can be easily applied by parents at home."

Read more about Spokle on Jakarta Post.

Aplikasi Asal Australia Ini Bisa Bantu Keluarga Rawat Disabilitas

Dalam aplikasi ini, keluarga dan anak-anak yang memiliki kesulitan-kesulitan dalam berkomunikasi, seperti keterlambatan bicara atau bahasa serta kebutuhan yang lebih kompleks seperti gangguan spektrum autisme, akan dengan mudah mendapatkan akses terapi dari ahli terapis wicara dan bahasa bahkan untuk mereka yang berada di lokasi yang terpencil sekalipun.

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Tempo.

Spokle, Bantu Komunikasi Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus

Sebagai informasi, aplikasi ini terdiri dari berbagai program yang mencakup sejumlah topik. Beberapa topik itu seperti Pengembangan Keterampilan Komunikasi Anak, Integrasi Sensorik, Penanganan Perilaku, hingga program pembelajaran berbasis video yang dapat dipilih dari lebih 300 video pilihan. Video yang berisi contoh nyata sehari-hari membuat aplikasi Spokle™ dapat sangat mudah digunakan bahkan oleh anak-anak dari usia 12 bulan ke atas.

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Republika.

Spokle, Aplikasi Khusus Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus

Nyoman Handika, Koordinator Pusat Layanan Autisme Denpasar mengapresiasikan langkah Spokle Group dalam meluncurkan aplikasi inovatif ini. “Peluncuran Spokle™ App ini merupakan langkah inovatif yang sudah ditunggu-tunggu oleh para orang tua dari anak penderita autisme di Indonesia. Dengan pendekatan keluarga, aplikasi ini membantu mempererat anggota keluarga untuk bersama-sama mempraktekan berbagai keterampilan yang ada didalamnya dengan menggunakan metode yang sangat mudah. Belum ada aplikasi semacam ini di Indonesia. Spokle™ adalah pionir!,” ujar Nyoman saat menghadiri seminar Spokle™ App bersama puluhan orang tua dari anak berkebutuhan khusus lainnya.

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Bisnis.

Begini Cara Kembangkan Rasa Percaya Diri Anak Berkebutuhan Khusus

Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd mengatakan cara mengembangkan rasa percaya diri pada anak berkebutuhan khusus prinsipnya sama seperti anak pada umumnya. Misalnya dengan melatih kemampuannya. "Kemampuannya dikembangkan, apa saja, misalnya menggambar atau memasak. Lalu beri pujian," ucap wanita yang akrab disapa Diana ini di sela-sela konferensi pers peluncuran App Spokle di Mercure Hotel, Jalan Raya Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3/2017).

Baca berita selengkapnya tentang Spokle di Detik.

Top